Sekitar 2 tahun yang lalu, klub sepakbola kesukaanku, Persija Jakarta
akan berlaga di Stadion Mandala Krida Yogyakarta. Karena Persija tidak
mendapatkan ijin berlaga di Jakarta oleh keamanan. Itu adalah hal yang sangat
aku tunggu-tunggu. Dan aku berencana untuk menonton langsung di Stadion bersama
teman-temanku. Dua hari sebelum laga digelar, aku meminta ijin kepada kedua
orangtuaku. Betapa kecewanya aku saat mereka mengatakan ‘tidak’. Terutama ibuku
yang sangat melarangku untuk pergi ke Stadion. Ibu sangat khawatir karena The
Jak Mania (pendukung Persija) terkenal dengan kata “rusuh”. Aku memang sangat
kecewa dengan ibuku saat itu. Ibuku bilang “nggak usah ke sana, nonton di rumah
aja, kan lebih enak. Nanti pasti tawur itu The Jak.” Aku terus menjawab dan
meyakinkan ibuku kalau tidak akan terjadi apa-apa. Tapi ibuku tak juga
mengijinkan. Akhirnya semua rencanaku berantakan. Aku tetap di rumah, seperti
biasa hanya menonton lewat TV. Memang awalnya tidak terjadi kerusuhan. Tapi
pada pertengahan pertandingan apa yang dikatakan ibuku tadi benar-benar
terjadi. Suporter Persija dan suporter Persipura saling melempar batu. Dalam
hati, aku berkata, untung saja aku tidak jadi nonton, apa jadinya aku jika aku
tadi tidak mematuhi kata ibuku? Dan ibukupun juga bilang begitu. Tapi rasa cintaku untuk PERSIJA masih tetap sama, sekarang, besok, dan selamanya. hehehe. Setelah
kejadian itu, jika ibuku mengatakan tidak, aku tidak akan melakukannya. Karena
aku sadar firasat seorang ibu terhadap anaknya itu sangatlah kuat. Dan restu
kedua orang tua itu sangatlah penting. Jadi untuk teman-teman, patuhilah kedua
orangtuamu, karena restu mereka adalah restu Allah SWT juga. Dan jangan pernah
mengabaikan kata-kata orangtua kita, karena biasanya apa yang mereka katakan
akan terjadi. Dan firasat orangtua terhadap anaknya tak pernah salah.
Tu dengerin tu apa kata orang tua jgn dibantah ;)
BalasHapusfirasat orang tua memang tak pernah salah, maka dari itu kita harus nurut pa kata orang tua,,, jangan sampai kita durhaka ma orang tua...
BalasHapusdengarkan, laksanakan, jangan mngelak, pasti aman :)
BalasHapuslebih aman lagi kalo ada pak satpam, dengarkan tu lan petuah dari orang tua diatas
BalasHapus